Kamis, 23 Desember 2010

Kimia Itu Indah


BRAINSTORMING
Kita sudah sering mendengar kata atau istilah “ Kimia” dalam kehidupan kita sehari-hari dan bukan hal yang asing lagi? Istilah kimia oleh masyarakat lebih sering diidentikkan dengan bahan-bahan/ hal-hal yang berbahaya, beracun, merusak, mencemari bahkan peledak atau bom. Kita tidak menyadari bahwa kejadian alam dalam kehidupan kita banyak terdapat hal-hal yang berhubungan dengan kimia,  proses kimia dan reaksi kimia.
Pernahkah kita berpikir ketika kita beli besi kemudian  dibiarkan beberapa hari, besi yang semula mengkilap akan berubah kecoklat- coklatan (berkarat), kenapa hal ini  bisa terjadi? Atau proses potesistesis pada tumbuhan  yang dapat mengubah gas karbon dioksida menjadi tepung makanan dan oksigen?  Kayu  atau kertas terbakar akan berubah menjadi abu dan  yang sederhana ketika kita bernapas. Itu adalah sedikit contoh reaksi kimia yang secara alami dalam kehidupan kita.

Proses besi berkarat gambar   + reaksinya

Proses fotosistesis gambar + reaksinya


Bernapas (Respirasi)
Bernapas adalah suatu kegiatan yang sering kali tidak kita pikirkan, kita bernapas begitu saja secara otomatis. Tetapi kalau kita amati dengan seksama, bernapas adalah merupakan suatu proses kimia.
Ketika kita bernapas kita menghirup udara. Di dalam udara terdapat (O2) oksigen yang kemudian berikatan dengan (Hb) hemoglobin dalam darah. Proses ini terjadi di paru-paru. Dapat kita tuliskan sebagai berikut:
             Hb + O2                       HbO2                                Gambar manusia bernapas
Penulisan seperti yang tertulis diatas, disebut dengan persamaan reaksi kimia.
Kemudian apakah yang dinamakan dengan kimia?

ISTILAH KIMIA

Berdasarkan dari asal katanya Kimia dapat didefinisikan dari bahasa Arab كيمياء "seni transformasi" dari bahasa Yunani χημεία khemeia "alkimia" adalah ilmu yang mempelajari mengenai komposisi dan sifat zat atau materi dari skala atom hingga molekul serta perubahan atau transformasi dan interaksi mereka untuk membentuk materi yang ditemukan sehari-hari.
Secara sederhana kimia dapat didefinisikan sebagai ilmu yang mempelajari segala sesuatu tentang materi dan perubahan atau transformasinya.

KIMIA SEBAGAI ILMU
Sebagai ilmu, kimia berkembang seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan yang lain. Karena dalam aplikasinya atau penerapannya suatu bidang ilmu sangat berkaitan dengan  bidang ilmu lainnya.
Sebagai contoh pada proses pembentukan energi melalui respirasi, hal ini merupakan ilmu biokimia yaitu gabungan dari biologi dan kimia.
Pada pembentukan tenaga atau energi yang kita alami, ATP (Adenosin Tri Posphat) yang ada dalam tubuh kita akan berubah menjadi energi apabila berikatan dengan (O2) oksigen yang ditransfer melalui hemoglobin.
ATP + O2                           ADP + Energi


 

  dari hemoglobin
        (HbO2)
Kimia sebagai ilmu tidak hanya memahami proses – proses yang terjadi seperti pada proses bernapas, merasa lapar, pembentukan tenaga, ataupun pada fenomena besi yang berkarat. Tetapi juga berusaha menemukan jawaban dari masalah-masalah yang ada  dan yang di timbulkan karena aktifitas manusia.
Bagaimanakah caranya agar besi menjadi tidak berkarat?

RUANG LINGKUP KIMIA
Ilmu Pengetahuan Alam (Natural Science) merupakan ilmu yang mempelajari alam semesta. Meliputi makhluk hidup, benda mati, perubahan perubahan yang ada dialam ini dan gejala-gejala alam lainnya.
Berdasarkan pada klasifikasinya secara lebih spesifik ilmu pengetahuan alam terbagi menjadi Biologi, Fisika, Kimia.
Apakah yang dipelajari dalam kimia?
Perhatikan pada contoh berikut:
(gambar kertas yang terbakar menjadi abu)
Kertas memiliki struktur dan susunan sifat materi, kemudian ketika kertas itu dibakar ada suatu proses perubahan materi dan energi yang menyertai perubahan materi tersebut dari kertas menjadi abu.
Menurut kimia modern, sifat fisik materi umumnya ditentukan oleh struktur pada tingkat atom yang pada gilirannya ditentukan oleh gaya antar atom.
Inilah yang akan kita pelajari dalam ilmu kimia, yaitu struktur, susunan, sifat dan jenis-jenis materi, dan perubahan materi serta energi yang menyertai perubahan materi tersebut.
Bagaimanakah dengan air (H2O) yang menjadi uap?
Apakah tergolong sebagai proses kimia?

APA MANFAAT BELAJAR KIMIA?
Dengan memiliki pengetahuan dasar kimia dapat kita pahami berbagai proses alam yang kita hadapi dalam kehidupan. Misalnya respirasi, pembakaran, pembusuka, fotosintesis dan perkaratan besi atau logam lainnya, air laut yang selalu asin dan tidak berbau, gula yang larut dalam air sedangkan minyak tidak dapat.
Dengan dasar inilah kita harus mampu untuk menerapkan ilmu kimia dalam kehidupan.
Pada besi yang bersifat mudah berkarat (korosi) apabila terkena udara, dengan ilmu kimia kita dapat melakukan pelapisan logam (elektrolisis). Besi dapat kita lapisi dengan nikel (Ni) ataupun dengan logam lainnya.
Bagaimanakah apabila dilakukan pengecatan pada besi?
Apakah termasuk ke dalam penerapan ilmu kimia?
Mengapa?

Sehingga dengan belajar ilmu kimia tidak hanya menjadi pengetahuan kita saja, tetapi kita di harapkan dapat memecahkan masalah yang terjadi di sekitar lingkungan dan seluruh aspek kehidupan kita. Selain itu ilmu kimia berperan untuk mencari alternatif materi pengganti bagi materi yang tidak dapat diperbaharui, semisal minyak bumi, alumunium, karet, dan lain-lain.
Dan lebih dari itu, semakin kita rasakan bahwa Tuhan YME memberikan anugrah yang sangat luar biasa kepada kita berupa akal, sehingga kita akan semakin bersyukur betapa luasnya karunia-Nya.


HUBUNGAN ILMU KIMIA DENGAN ILMU PENGETAHUAN LAIN
Dalam menerapkan ilmu pada kehidupan, kita ketahui bahwa setiap disiplin ilmu saling berkaitan dan saling mendukung satu sama lain. Begitu juga kita ketika menerapkan ilmu kimia yang kita pelajari, kita berhadapn dengan menghitung, persamaan reaksi, ataupun disiplin ilmu lainnya.
Ilmu kimia mempunyai peranan yang sangat dominan terhadap ilmu pengetahuan yang lain, sehingga disebut sebagai Central Science. Keterkaitan ilmu kimia dengan ilmu lainnya khususnya ilmu pengetahuan alam dapat melahirkan beberapa cabang dalam ilmu kimia. Yakni, kimia fisika (kimia dan fisika), biokimia ( biologi dan kimia), termokimia (termoinamika dan kimia), elektrokimia ( elektronik dan kimia), dan kimia nuklir ( kimia dan nuklir) serta kimia lingkungan ( kimia dan .lingkungan)

Alam itu penuh keindahan, bergitu semua tertata dan teratur. Dan kimia itu indah                       

                                                  
               

Tidak ada komentar:

Posting Komentar